Zeolit merupakan senyawa zat kimia alumina – silikat berhidrat denagn kation natrium, kaluin, dan barium. Zeolite memiliki rumus kimia M
Zeolite terdapat dua jenis, yaitu zeolit alam dan zeolite sintetik. Ziolit alam mengandung kation-kation seperti K+, Na+, Ca+, sedangkan zeolit sinteeik biasanya hanya mengandungg kation K+, dan Na+ saja. Zeolit alam perlu diaktivasi terlebih dahulu sebelum digunakan karena pada zeolit alam mempunyai molekul air dalam pori dan oksida bebas dipermukaan yang dapat menutupi senyawa aktiv yang ada di zeolit yangdapat menurunkan kapasitas adsorpsi maupun sifat katalisis dari zeolit tersebut.
Zeolit sebagai agen pendehidrasi
Kristal zeolit mengandung molekul air yang berkoordinasi dengan kation penyeimbang. Zeolit dapat didehidrasi dengan cara memanaskannya.
Zeolite sebagai penukar ion
Kation M
Zeolit sebagai absorben
Pori yang terbuka pada zeolit mempunyai kemampuan sebagai absorben molekul selain air yang tinggi. Zeolit mempunyai sifat penyaringan yang sangat spesifik yang biasanya digunakan untuk pemurnian dan pemisahan.
