Jika anda membaca lebel pada kemasan makanan atau minuman, anda akan menemukan zat BHA atau BHT atau kedua zat tersebut didalam satu kemasan. Zat ini sering ditemukan dalam kemasan makanan. Jenis makanan seperti apa? makanan yang sering anda jumpai sehari-hari, sebut saja sereal, permen karet, jus dalam kemasan, dan masih banyak lagi.

Butylated Hydroxyanisole (BHA) dan Butylated Hydroxytoluene (BHT) merupakan zat yang biasa digunakan dalam industri makanan sebagai pengawet. Fungsinya untuk mencegah minyak dan lemak dalam makanan yang teroksidasi dan menjadi tengik. Oksidasi dapat menyebabkan perubahan warna, rasa, bau makanan, dan dapat mengurangi nutrisi pada makanan tersebut jika makanan dalam kemasan itu dibuka dalam waktu yang lama.
The Food And Drug Administration mengukakapan kandungan BHA dan BHT dalam kemasan makanan bisa dikategorikan aman, jika sesuai dengan takaran. Tetapi ada orang-orang tertetu yang sulit untuk memetabolisme BHA dan BHT yang dapat mengalami perubahan kesehatan dan prilaku. Namun, BHA dan BHT mungkin memiliki aktivitas antiviral dan antimikroba. Penelitian sedang berlangsung mengenai penggunaan BHT dalam pengobatan herpes simplex dan AIDS.
